Sunday, 26 April 2015

ENERGI KEHIDUPAN DARI SEHELAI DAUN

Kita pasti terbiasa melihat pohon dan tanaman. Di halaman rumah, di pinggir jalan, sawah, kebun, hutan dan di berbagai tempat lainnya. Saking biasanya, kita melihat pohon tak lebih dari sekedar tanaman saja. Padahal, ada banyak keajaiban tersembunyi di dalam tanaman.
Salah satunya tersimpan di daun. Lembaran tipis berwarna hijau, yang melambai di kala tertiup angin dan guugr saat sudah menguning. Daun adalah pabrik makanan bagi tumbuhan dan juga bagi manusia dan binatang.
Pada daun terdapat sebuah proses kimia yang sangat istimewa, yang tak bias dilakukan oleh manusia dan binatang yaitu proses fotosintesis. Fotosintesis yaitu proses biokimia pembentukan zat makanan karbohidrat pada tumbuhan yang mengandung zat hijau daun atau klorofil.
Untuk melakukan fotosintesis, tumbuhan menyerap gas karbondioksida dari udara dan air dari dalam tanah. Dan dengan menanfaatkan energy dari sinar matahari, terjadilah reaksi kimia yang menghasilkan gula dan oksigen.
Dan glukosa hhasil fotosintesis ini adlah sumber energy utama bagi manusia dan binatang. Manusia dan binatang yang tak punya kemampuan membentuk makanan sendiri, karenanya mereka mengambilnya dari tumbuhan. Dengan kata lain, tumbuhan adlah penyedia energi utama bagi kehidupan di bumi.
Selain itu, fotosintesis bermanfaat untuk menjaga tingkat normal oksigen di atmosfer. Tumbuhan menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen, sedangkan manusia dan binatang menyerap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Jika tak ada tumbuhan yang melakukan fotosintesis, maka kadar oksigen di udara akan terus berkurang dan kadar karbondioksida akan naik. Ini adalah ancaman bagi kehidupan bumi.
Maha suci Allah yang telah menciptakan keseimbangan kehidupan di bumi. Allah telah menciptakan tiap helai daun dari tanaman sebagai rezeki bagi makhluk hidup di bumi.

“Dialah yang menjadikan bumi sebagi hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu;karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”(QS Al-Baqarah:22)

Sunday, 1 March 2015

CACATAN AKHIR ZAMAN

“ kalian benar-benar akan mengikuti tradisi umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal sehasta demi sehasta hingga mereka msuk ke lubang biawak pun kalian akan mengikuti mereka. “kami para sahabat berkata , “Ya Rasulullah, apakah mereka itu orang Yahudi dan Nasrani?” Beliau menjawab ,”Ya siapa lagi (kalau bukan mereka)!” (Muttafaq ‘Alaih)
Saat Musa kembali menuju Mesir dari Madyan, di tengah perjalanan Allah mengangkatnya menjadi Nabi Bani Israel. Sesampainya di Mesir, Musa segera melaksanakan misi tauhid dan rencana pembebasan Bani Israel. Betapa terkejutnya Musa manakala mendapati bahwa Bani Israel yang di hadapinya telah jauh dari tuntunan dan warisan Ibrahim, Ishaq dan Yaqub. Peribadatan kaum Yahudi (Bani Israel)itu lebih dekat kepada paganisme ketimbang tauhid.
Ini pula yang terjadi pasca wafatnya Nabi Musa, kaum Yahudi semakin  jauh jauh dari ajaran Musa. Kitab taurat tidak lagi dijadika sebagai pedoman. Sebaliknya Talmud yang di klaim sebagai penjelasan taurat justru dijadikan sebagai rujukan utama. Padahal isi Talmud dengan Taurat bagai timur dan barat, sama sekali tidak mencerminkan syariat Nabi Musa.
Allah terus mengutus para Nabi untuk meluruskan kekeliruan tersebut. Namun perjalanan penyimpangan dan kesesatan kaum Nabi Musa itu terus berlanjut hingga diutusnya Nabi Yahya dan Zakaria. Begitu pula saat Nabi Isa diutus. Betapa terkejutnya Nabi Isa tatkala mendapati Bani Israel yang mengklaim sebagai pengikut Musa itu tidak lagi mencerminkan ajaram murni Musa yang sesungguhnya.
Penyimpangan dalam ajaran agama yang dianut bani Israel sangat parah, bahkan sampai pada tingkat Bani Israel tidak mendapati sisa-sisa dan jejak peninggalan Nabi Musa . Hal itu terbukti dengan usaha mereka untuk menghalangi dakwah dan ajaran Nabi Isa, bahkan berkonspirasi untuk membunuhnya. Padahal nabi Isa diutus untuk melanjutkan ajaran Nabi Musa dan menyempurnakannya. Lebih parah lagi bahwa orang-orang tebaik dari kalangan Rabi dan pendeta Yahudi pun tidak bisa mengenali siapa Isa. Hal ini menunjukan betapa jauhnya ketersesatan mereka dari ajaran Musa.

Pasca diangkatnya Nabi Isa, kekufuran dan penyimpangan Yahudi bani Israel semakin parah. Injil yang diyakini sebagai kitab suci ajaran isa secara sengaja dirusak tek

MEREKAYASA DAN MENGAKALI SYARIAT ISLAM

Kelima puluh tiga:Mengunakan Hail (Hilah) Yang Bathil Untuk Menolak Apa Yang Di bawa oleh Para Rasul. Seperti firman Allah (QS Ali Imron:54) dan firman Allah:

“ Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): “Perhatikanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mukmin) kembali (kepada kekafiran).” (Ali Imron:72)

Pada matan ini Syaikh Muhammad menyebut salah satu karakter orang-orang jahiliah adalah mengakali atau merekayasa syari’at islam. Dalam istilah Syar’ie pebuatan ini disebut Al-Hilah.
Para ulama mendefinisikan Hilah dengan melakukan suatu amalan yang Zhahirnya boleh unutk membatalkan hokum syar’ie serta memalingkannya kepada hokum yang lain. (Al-muwafaqat,4/201)
Ibnu Taimiyah rhm, “Menggugurkan/membatalkan kewajiban atau menghalalkan yang haram dengan perbuatan yang tidak dimaksud untuk itu dan juga tidak disyariatkan untuk itu.”(Maqashidusy Syari’ah, hlm.377)
Misalnya ,sesorang yang ingin berjima’ dengan istriny pada siang hari bulan Ramadhan. Agar bisa memenuhi syahwatnya, ia melakukan safar di siang hari. Orang ini telah mengakal-akali syariat islam. Yaitu, puasa ramadhan.
Orang ini telah melakukan hilah. Puasa Ramadhan adalah kewajiban baginya, sedangkan safar tidak disyariatkan untuk menggugurkan atau membatalkan kewajiban puasa.
Contoh hilah yang sangat dimurkai oleh Allah adalah hilah yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Mereka telah mengakali larangan Allah. Kisahnya disebutkan oleh Ibnu Katsier dalam tafsirnya,saat menafsirkan firman surat Al-Araf ayat 163-167
“Ada sebuah perkampungan Yahudi di pinggiran pantai . Desa ini bernaman Aila. Allah Mengkhususkan Yahudi pada hari sabtu. Pada hari sabtu mereka diperinyahkan beribadah kepada Allah, tidak boelh melakukan hal lain. Termasuk menangkap ikan.
Yahudi yang tinggal di desa ini rata-rata nelayan , pencari ikan. Herannya ikan-ikan di pantai itu hanya menampakan diri di pinggiran pantai pada hari sabtu, sedangkan di hari lain, ikan-ikan menjauh dari pantai itu. Hanya sedikit yang tampak di pantai.
Lalu mereka menyiasati larangan ini dengan cara memasang perangkap pada sore jum’at dan mengambilnya pada hari ahad. Melihat hal itu, orang-orang shaleh diantara mereka melarangnya. Namun sebagian lain justru mengatakan “ Kenapa kalian melarang orang-orang yang akan dihancurkan oleh Allah atau akan diazab oleh Allah dengan azab yang sangat pedih.
Menurut Ibnu Abbas RA, YAhudi Aila’ ini terbagi menjadi tiga kelompok; pertama, nereka yang mengakal-akali dengan memasang jala pada sore jum’at dan mengambilnya pada hari Ahad. Kedua, kelompok yang melarang kaumnya dari kemungkaran ini. Ketiga: mereka menghalang-halangi kelompok kedua dari dakwah dan anhi mungkar. Semuanya diadzab oleh Allah kecuali kelompok kedua.” (Ibnu Katsier,3/497)
Hilah Pada Zaman Sahabat
Pada zaman sahabat Rasulullah telah ada fatwa keharaman perbuatan hilah. Salah satunya dalam masalah nikah. Umar RA pernah menfatwakan orang yang nikah muahlil dan muhallil lahu. Yaitu
Seorang perempuan yang diceraikan oleh suaminya dengan tiga kali talak dan telah habis masa iddah, kemudian hemdak dinikahi oleh suaminya, maka ia meminta kepada seorang laki-laki untuk menikahi istrinya. Dengan syarat agar diceraikan lagi sehingga mantan suami pertama bisa menikahinya lagi.”
Umar RA berkata “ Jika ada yang mendatangkan muhalil(suami kedua)dan muhalli lahu(suami pertama) pasti keduanya akan kurajam.”(HR Ibnu Majah)
Secara umum para ulama membagi hilah menjadi dua. Sebagaimana ditulis oleh Ibnu Qayyim al jauziah, dalam ighatsatul lahfannya(1/339);
Pertama: jenis yang mengantarkan kepada amalan yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meninggalkan apa yang dilarangnya, menghentikan dari sesuatu yang haram, memenangkan yang hak dari kezhaliman yang menghalang, membebaskan orang yang dizhalimi dari penindasan orang-orang zhalim. Jenis ini termasuk baik dan pelaku atau penyeru (yang mengajaknya) akan mendapat pahala.
Kedua: Yang bertujuan untuk menggugurkan kewajiban, menghalalkan perkara yang haram, membolak-balikkan keadaan dari orang yang teraniaya menjadi pelaku aniaya dan orang yang zhalim seakan menjadi orang yang terzhalimi, merubah kebenaran menjadi kebhatilan menjadi kebenaran. Jenis hilah ini , para slaf telah bersepakat tentang kenistaannnya.
Terkait jenis kedua ini, Ibnu Qayyim rhm menegaskan,”Di antara tipu musliahat iblis untuk menipu islam dan kaum muslimin nadalh hilah, maker, dan penipuan yang mengandung penghalalan apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala wajibkan. Perintah dan laranganNya. (Ighasatul Lahafan, 1/338)
Contoh Hilah Yang Haram
Hilah seorang suami yang ingin berbuat jahat kepada istrinya, dengan berusaha menggugurkan hak dia unutk mendapatkan warisan dari hartanya, tatkala sedang sakit keras ia segera mentalaknya sebanyak tiga kali.
Hilah seorang yang ingin menghindari hukuman bersetubuh pada bulan Ramadhan dengan berpura-pura sakit atau meminum kamr terlebih dahulu, baru kemudian ia bersetubuh dengan isterinya.
Hilah seseorang yang ingin menggugurkan kewajiban zakat hartanya yang akan mencapai satu tahun (masa haul), dengan menukarkannya dengan barang semisal, atau dengan menjualnya karena takut zakat, yang kemudian uangnya dibelikan barang sejenis atau yang lainnya. Sehingga ia akan memulai hitungan awl tahun dari barang baru tersebut. Begitu seterusnya dan seterusnya, setiap akan mencapai waktu satu tahun umur hartanya tersebut. Dengan berbuat seperti itu menurutnya selama ia akan terbebas dari kewajiban zakat.
Hilah seorang yang ingin menghalalkan zina dengan mengatakan, dirinya telah melaksanakan kawin kontrak atau mut’ah. Padahal syarat-syarat nikah tidak dapat terpenuhi.
Pada zaman kotemporer ada beberapa hilah yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyah modern, sperti menyebut zina sebagai petualangan cinta, unutk menghalalkan zina agar zina diangap biasa.
Terkadang menyebut perlombaan syahwat dengan akademi music, pemilihan putrid atau ratu kecantikan dan menanamkan riba dengan bunga Bank. Semuanya ditujukan agar orang menganggap kemaksiatan ini music, pamer aurat dan sejenisnya sebagai sesuatu yang lumrah dan wajar. Bahkan ilmiah karena dibumbui istilah akademi.


(Sumber media islam An-Najah edisi 101)

Saturday, 1 November 2014

LETTER OF CREDIT


Pengertian  Letter of Credit 
      Pengertian  Letter of Credit (L/C) atau dalam bahasa Indonesia disebut Surat Kredit Berdokumen merupakan salah satu jasa yang ditawarkan bank dalam rangka pembelian barang, berupa penangguhan pembayaran pembelian oleh pembeli sejak LC dibuka sampai dengan jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Berdasarkan pengertian tersebut, tipe perjanjian yang dapat difasilitasi LC terbatas hanya pada perjanjian jual – beli, sedangkan fasilitas yang diberikan adalah berupa penangguhan pembayaran. Jenis dan Manfaat Letter of Credit Isi dari perjanjian LC mencakup banyak hal seperti jangka waktu, pembatalan, cara pembayaran dan lain – lain.

Letter of credit (L/C) adalah dokumen yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan,atau lembaga yang sama
Keuntungan transaksi L/C

      Manfaat yang dapat diharapkan oleh bank dengan memberikan fasilitas Letter of Credit kepada nasabahnya antara lain adalah:
·         Penerimaan biaya administrasi berupa provisi/komisi yang merupakan fee based income bagi bank.
·         Pengendapan dana setoran yang merupakan dana murah bagi bank.
·         Pemberian pelayanan kepada nasabahnya sehingga nasabah menjadi lebih loyal kepada bank.
Jenis Letter of Credit

     Isi dari perjanjian LC mencakup banyak hal seperti jangka waktu, pembatalan, cara pembayaran dan lain – lain. Berdasarkan isi perjanjian tersebut, LC dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:

1. Ruang Lingkup Transaksi
·         L/C Impor 
      Adalah L/C yang digunakan untuk mengadakan transaksi jual beli barang/jasa melewati batas – batas Negara.
·          L/C Dalam Negeri atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)
      Adalah L/C yang digunakan untuk mengadakan transaksi di dalam wilayah suatu Negara.

2. Saat Penyelesaian
·         Sight L/C 
      Adalah LC yang penangguhan pembayarannya sampai dengan dokumen tiba.
·         Usance L/C
      Adalah L/C yang penangguhan pembayarannya sampai wesel yang diterbitkan jatuh tempo (tidak lebih lama dari 180 hari).

3. Pembatalan
·         Revocable L/C
      Adalah L/C yang dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak yang berhak menerima pembayaran (beneficiary). L/C jenis ini biasanya digunakan sebagai bekal awal sebelum negosiasi antara importir dan eksportir mencapai kesepakatan final.
·         Irrevocable L/C
      Adalah L/C yang tidak dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa persetujuan beneficiary. Apabila suatu L/C tidak secara eksplisit menyatakan ‘revocable’ atau ‘irrevocable’, maka L/C tersebut dianggap sebagai irrevocable L/C.

4. Pengalihan Hak
·         Transferable L/C 
      Adalah L/C yang diberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain. Pengalihan hak ini hanya dapat dilakukan satu kali.
·         Untransferable L/C 
     Adalah L/C yang tidak memberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain.

5. Pihak advising bank
·         General/Negotiating/Non-Restricted L/C
     Adalah L/C yang tidak menyebutkan dengan bank yang akan menjadi advising bank.
·         Restricted/Straight L/C
      Adalah LC yang menyebutkan dengan tegas bank yang menjadi advising bank.

6. Cara Pembayaran kepada Beneficiary
·         Standby L/C 
      Adalah surat pernyataan dari pihak bank yang menyatakan bahwa apabila pihak yang dijamin (nasabah bank tersebut) cidera janji maka pihak bank akan menerbitkan Sight L/C untuk kepentingan yang menerima jaminan yaitu beneficiary.
·         Red-Clause L/C
      Adalah L/C yang memperkenankan penarikan sejumlah tertentu uang muka oleh beneficiary. L/C ini diterbitkan biasanya hanya apabila issuing bank benar – benar percaya pada reputasi beneficiary.
·         Clean L/C 
      Adalah L/C yang pembayarannya kepada beneficiary dapat dilakukan hanya atas dasar kwitansi/wesel/cek tanpa harus menyerahkan dokumen pengiriman barang.


CONTOH SURAT KREDIT




Friday, 5 September 2014

MARI BELAJAR BAHASA JEPANG

Ini situs paling lengkap untuk belajar bahasa jepang

http://belajarnihongo.moy.su/

Silakan dikunjungi, saya sedang promosi link orang. Sekali-kali amal, blog saya belum setenar situs web yang lain. Semoga dengan ini Tuhan ngasih ketenaran, karena telah berbuat baik dengan menyebar link punya orang. Ah, ngigo... Saya bukannya ingin tenar, sesuatu sekecil apapun semoga di Ridhoi Allah itu saja sudah cukup membuat saya senang.


喜びが舞う春を想う涙の羽
散りゆく花びらとなりあなたのもとへと
yorokobi ga mau haru o omou namida no hane
chiriyuku hanabira to nari anata no moto e to
― Sayap air mataku merindukan tarian kegembiraan musim semi
― Menjadi kelopak bunga yang bertebaran menuju dirimu
風が鳴る度そばに居るよ
辿り着けぬ哀しみより寂しさより
護るべきは今を生きるあなた
kaze ga naru tabi soba ni iru yo tadoritsukeru
kanashimi yori samishisa yori
mamoru beki wa ima o ikiru anata
― Setiap kali suara angin terdengar, aku akan berada di sisimu
― Lebih penting daripada kesedihan atau kesepian
― Aku akan melindungimu selama kau hidup di sini sekarang
生まれ変わったら桜の下でまた逢いましょう
きっとその時には笑って永遠を誓おう
愛し愛されてこの命は芽吹いて咲いて
色褪せない眼差しを胸に舞い散る願い
umarekawattara sakura no shita de mata aimashou
kitto sono toki ni wa waratte eien o chikaou
aishi ai sarete kono inochi wa mebuite saite
iroasenai manazashi o mune ni mai chiru negai
― Jika kita bisa dilahirkan kembali, mari kita bertemu di bawah pohon sakura
― Pada saat itu pasti aku bersumpah, kita akan tertawa selamanya
― Hidup ini adalah tunas dan mekar untuk mencintai dan dicintai olehnya
― Tatapan itu tak akan pernah pudar, keinginan dalam hatiku
あなたに あなたに あなたに ただ逢いたい
anata ni anata ni anata ni tada aitai
― Kamu, kamu, kamu, aku hanya ingin bertemu denganmu

降り注ぐアメ音止むまで光は無く
右と左のツバサは傷付き揺れてる
furisosogu AME oto yamu made hikari wa naku
migi to hidari no TSUBASA wa kizutsuki yureteru
― Sampai suara hujan lebat berhenti, tak akan ada cahaya
― Jadi sayap kiri dan kanan berdenyut menyakitkan
穏やかな日々信じながら
愛してると伝えたくて伝えないのは
忘れてほしい明日を生きるために
odayaka na hibi shinji nagara
aishiteru to tsutaetakute tsutaenai no wa
wasurete hoshii asu o ikiru tame ni
― Saat aku terus percaya hari-hari yang tenang
― Aku ingin melupakan, ingin memberitahumu bahwa aku mencintaimu
― Tapi aku tak mampu lupakan, sehingga aku bisa terus hidup esok
生まれ変わったら桜の下でまた逢いましょう
待ち焦がれた季節の中で共に歩こう
この心を染め抜いた花よあなたに届け
誇り高き遠い空で名も無き風に
umarekawattara sakura no shita de mata aimashou
machiko gareta kisetsu no naka de tomo ni aru kou
kono kokoro o somenu ita hana yo anata ni todoke
hokoritakaki toi sora de na mo naki kaze ni
― Jika kita bisa dilahirkan kembali, mari kita bertemu di bawah pohon sakura
― Dan berjalan bersama di musim yang lama kita rindukan
― Aku sampaikan bunga tak berwarna kepadamu dari lubuk hatiku
― Di langit yang jauh, pada angin tak bernama
大切なモノはいつの時代も変わらないこと
人は知りながら過ちを何故繰り返す
taisetsu na MONO wa itsu no jidai mo kawaranai koto
hito wa shiri nagara ayamachi o naze kurikaesu
― Sehingga apa yang penting tak akan berubah sampai kapanpun
― Itulah mengapa orang mengulangi kesalahan yang sama, meskipun mereka mengetahui
生まれ変わったら桜の下でまた逢いましょう
きっとその時には笑って永遠を誓おう
愛し愛されてこの命は芽吹いて咲いて
色褪せない眼差しを胸に舞い散る願い
umarekawattara sakura no shita de mata aimashou
kitto sono toki ni wa waratte eien o chikaou
aishi ai sarete kono inochi wa mebuite saite
iroasenai manazashi o mune ni mai chiru negai
― Jika kita bisa dilahirkan kembali, mari kita bertemu di bawah pohon sakura
― Pada saat itu pasti aku bersumpah, kita akan tertawa selamanya
― Hidup ini adalah tunas dan mekar untuk mencintai dan dicintai olehnya
― Tatapan itu tak akan pernah pudar, keinginan dalam hatiku
あなたに あなたに あなたに ただ逢いたい
anata ni anata ni anata ni tada aitai
anata ni anata ni anata ni tada aitai
― Kamu, kamu, kamu, aku hanya ingin bertemu denganmu


Dapet wejangan, link yang di atas dapat dari temen http://furahasekai.wordpress.com/

 JEPANG itu menarik bagi saya. ^^